Global-hukumindonesia.id, Aceh Tamiang - Politeknik Pelayaran Malahayati menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan bertajuk “Sinergi Edukasi Keselamatan, Pelayanan Kesehatan dan Pemulihan Psikososial dalam Mendukung Pemulihan Pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang”. Kegiatan berlangsung di Desa Benua Raja, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Politeknik Pelayaran Malahayati terhadap masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, memberikan pelayanan kesehatan, serta mendukung pemulihan psikososial masyarakat pascabencana banjir bandang.
Ketua tim kegiatan, Rahmad Kurnia, menyampaikan bahwa "Pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana serupa di masa mendatang. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di daerah pascabencana hidrometeorologi, khususnya banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, kami berharap masyarakat akan lebih siap dan siaga menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja", ujar Rahmad.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menghadirkan pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat sebagai upaya membantu penanganan masalah kesehatan setelah bencana. Selain itu, masyarakat diberikan edukasi keselamatan dan pendampingan dalam rangka mendukung pemulihan pascabencana.
Menurutnya, sinergi antara edukasi keselamatan, pelayanan kesehatan, dan pemulihan psikososial menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat bangkit serta kembali menjalankan aktivitas sehari-hari setelah terdampak bencana.
"Kegiatan ini, turut dihadiri oleh H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P., Anggota Komisi V DPR RI yang membidangi antara lain urusan perhubungan. Kehadirannya menjadi bagian dari perhatian terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh Besar.
"Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 1.600 peserta. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan, edukasi keselamatan, dan dukungan pemulihan pascabencana.
"Melalui kegiatan ini, Politeknik Pelayaran Malahayati berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang sekaligus memperkuat mengenai pentingnya kesiapsiagaan bencana, menjaga kesehatan, serta membangun ketahanan psikososial dalam menghadapi situasi darurat.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga menjadi wujud kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pemulihan daerah terdampak bencana melalui pendekatan edukatif, pelayanan langsung, dan kepedulian sosial", ungkap Rahmad Kurnia mepada Media Global Hukum Indonesia. (Ls)


Social Header