Global-hukumindonesia.id, Selat Hormuz - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah merilis rekaman dua kapal tanker minyak yang dihentikan di Selat Hormuz, setelah memasuki jalur pelayaran terlarang, meskipun kapal-kapal tersebut berada di bawah perlindungan militer AS—menurut keterangan pihak Iran.
Menurut IRGC, satu kapal dihentikan di bagian timur selat tersebut, sementara kapal lainnya di bagian barat. Kedua kapal itu telah mematikan sistem navigasi dan penentuan posisi mereka, mengabaikan peringatan radio yang berulang kali disampaikan, serta berupaya melintasi perairan terlarang dengan perlindungan militer AS.
Iran menuntut agar kapal-kapal komersial mengikuti rute yang telah ditetapkan dan mengoordinasikan pelayaran mereka, dengan angkatan bersenjata Iran. Pihak Iran juga memperingatkan bahwa jalur alternatif—termasuk perairan yang lebih dekat ke Oman—adalah jalur yang tidak aman. (https://t.me/PalestinaPost)


Social Header