Global-hukumindonesia.id, Tanjung Jabung Barat – Asian Agri terus mendorong pertumbuhan yang inklusif (inclusive growth) melalui penguatan akses pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program AA2030 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.
Bertempat di Aula Kantor Camat Merlung, Kamis (1/10/2026), Asian Agri menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 33 siswa jenjang SD hingga SMA, sekaligus bantuan ekonomi alternatif kepada tiga kelompok masyarakat binaan di Kecamatan Merlung, Kecamatan Renah Mendaluh, dan Kecamatan Tungkal Ulu.
Sebanyak 22 siswa jenjang SMP-SMA dari Desa Cinta Damai, Desa Badang Sepakat, dan Desa Adi Purwa menerima paket perlengkapan sekolah yang terdiri dari lima stel seragam, sepasang sepatu, kaos kaki, tas sekolah, serta paket alat tulis.
Sementara itu, sebanyak 11 siswa jenjang SD dari Desa Lubuk Terap dan Desa Merlung merupakan penerima lanjutan program yang telah mendapatkan dukungan sejak 2023. Sementara itu, sebanyak 11 siswa jenjang SD dari Desa Lubuk Terap dan Desa Merlung merupakan penerima lanjutan program yang telah mendapatkan dukungan sejak 2023.
Selain bantuan pendidikan, Asian Agri juga menyerahkan bantuan untuk mendukung kegiatan ekonomi alternatif masyarakat berupa sembilan cap dan tinta batik, peralatan dan bahan pembuatan sabun cuci piring, serta tujuh ekor kambing kepada tiga kelompok UMKM binaan dari Desa Adi Purwa, Cinta Damai, dan Badang Sepakat.
Regional Head Asian Agri Wilayah Jambi, Dedy Reynold Pardede, mengatakan dukungan terhadap pendidikan merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang dalam membangun masa depan masyarakat.
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk membuka masa depan. Bantuan kami ini bukanlah sekadar barang, melainkan simbol dorongan bagi anak-anak kita untuk terus bersemangat. Bagi kami, pendidikan adalah investasi mulia untuk membentuk fondasi yang kokoh demi masa depan yang lebih baik", ujar Dedy.
Ia menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Kami menyadari bahwa program ini hanya sebagian kecil dari upaya kita bersama. Namun, tentu harapan kita bersama bahwa langkah ini menjadi awal bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.
Apresiasi terhadap program tersebut disampaikan Camat Merlung, Hj. Yenni Warni Rosa. Ia mengungkapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian Asian Agri, khususnya PT Inti Indosawit Subur Kebun Tungkal Ulu, kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang selama ini diberikan oleh Asian Agri, khususnya PT Inti Indosawit Subur Kebun Tungkal Ulu. Komitmen dan kepedulian perusahaan sangat memberikan manfaat bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasional perusahaan. Semoga program ini tetap terus dilakukan di masa-masa mendatang", pungkasnya.
Sementara itu, Koordinator Pendidikan Asian Agri Wilayah Jambi sekaligus Koordinator Program AA2030, Fahri Hidayat Lubis, menjelaskan bahwa program tersebut telah berjalan sejak tahun 2022 dan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar.
“Program tersebut telah berjalan sejak tahun 2022, dan kegiatan ini adalah wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar. Kami berharap dukungan yang diberikan dapat membantu para siswa untuk lebih semangat belajar di sekolah. Dan kepada para pelaku UMKM, semoga program ini dapat mendukung mereka untuk lebih berdaya guna dan memiliki kemandirian dalam meningkatkan ekonomi lokal di wilayah kita,” jelas Fahri.
Secara terpisah, Senior Manager Sustainability Operation & CSR Asian Agri, Putu Grhyate Yonata Aksa, mengatakan program pendidikan dan pengembangan ekonomi masyarakat merupakan bagian dari upaya perusahaan menerjemahkan komitmen AA2030 ke dalam manfaat nyata bagi masyarakat.
“Sepanjang 2022 hingga 2026, melalui program AA2030, Asian Agri telah mendukung pendidikan bagi 1.052 murid melalui 2.957 paket perlengkapan sekolah di 90 desa. Sementara di bidang ekonomi kreatif, dukungan telah menjangkau 90 UMKM di 90 desa. Kami terus mendorong agar program-program ini memberikan manfaat yang semakin luas dan berkelanjutan, sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah,” ujar Putu.
Menurut Putu, penguatan pendidikan dan ekonomi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong terciptanya pertumbuhan yang inklusif di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Melalui AA2030, kami terus memperkuat kolaborasi bersama masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mendukung akses pendidikan yang lebih baik serta membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi dan membangun kemandirian ekonomi", lanjutnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Merlung, para kepala desa, kepala sekolah jenjang SD-SMA, perwakilan kelompok binaan, para siswa penerima manfaat, serta jajaran manajemen Asian Agri.
Melalui program AA2030, Asian Agri terus mendorong inclusive growth melalui berbagai inisiatif yang mendukung pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan ekonomi alternatif di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama para penerima manfaat, pemerintah kecamatan, perwakilan sekolah, kelompok masyarakat, dan jajaran Asian Agri. (Viryzha)


Social Header