Breaking News

FILOSOFI SAMA RATA: Inilah 3 Pilar Sakral Laskar Adat Kuda Putih Arya Kemuning yang Bikin Solid Hingga Sukabumi

Global-hukumindonesia.id, Sukabumi - Jika pasukan lain identik dengan pangkat dan hierarki, tidak demikian dengan Laskar Adat Kuda Putih Arya Kemuning. Di dalam barisan laskar penjaga marwah budaya ini, tidak ada kasta, Semua sama rata, semua saudara.

Prinsip luhur inilah yang terus dijaga oleh Keluarga Besar Laskar Adat Kuda Putih Arya Kemuning dalam setiap pengawalan Sultan ataupun dalam acara adat Keraton.

Perlu diketahui, bahwa semua Keraton yang ada di Cirebon adalah saudara sedarah, satu keturunan Sunan Gunung Jati, yaitu:

1. Keraton Kasepuhan Cirebon
2. Keraton Kanoman Cirebon
3. Keraton Kacirebonan Cirebon
4. Keraton Keprabonan Cirebon

Keempat Keraton tersebut adalah satu keluarga besar, tidak terpisahkan, dan Laskar Adat Kuda Putih Arya Kemuning hadir untuk menjaga marwah keempatnya sebagai Warisan Budaya Nusantara.

"Saat seragam adat sudah dikenakan, lepas semua atribut duniawi. Tidak ada bos, tidak ada anak buah. Yang ada hanya satu, abdi budaya yang khidmat menjaga marwah Keraton. Karena semua Keraton di Cirebon adalah saudara", ujar Rd. Hadi Haryono, C.CPL.

Menurutnya, ada 3 Pilar Sakral yang menjadi nafas dan jiwa Laskar:

1. PILAR SAMA RATA: Tanpa Sekat Status*
Seluruh anggota memposisikan diri secara setara tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, pendidikan, atau pangkat. Pengusaha, petani, wartawan, hingga purnawirawan, saat bertugas adat semua berdiri di garis yang sama.

2. PILAR KEBERSAMAAN: Gotong Royong Sebagai Ruh.Semangat gotong royong dan kekeluargaan menjadi landasan utama. Mereka datang bukan karena diperintah, tapi karena terpanggil. Saling menutupi kekurangan, saling menguatkan, seperti keluarga.

3. PILAR PENGABDIAN: Khidmat Bukan Karena Jabatan.Fokus utama adalah Khidmat dan Loyalitas. Mengabdi kepada Keraton Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan, Keprabonan, mengabdi kepada tradisi leluhur, dan melestarikan Warisan Budaya dengan tulus tanpa pamrih.

"3 pilar inilah yang kami bawa dari Cirebon ke Sukabumi. Kami ingin tunjukkan bahwa melestarikan budaya tidak bisa dengan ego dan pangkat, tapi harus dengan hati yang sama rata dan semangat kebersamaan. Karena hakikatnya semua Keraton di Cirebon adalah saudara, maka kita pun harus bersaudara. Itulah Warisan Budaya sesungguhnya", pungkas Rd. Hadi Haryono, C.CPL.

Dengan prinsip tersebut, Laskar Adat Kuda Putih Arya Kemuning tidak hanya menjadi pengawal acara adat, tetapi telah menjadi sekolah karakter tentang kesetaraan, persaudaraan, dan pengabdian sejati kepada budaya bangsa. (*)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA