Global-hukumindonesia.id, Cicalengka - Perasaan syok, kaget, dan terpukul yang luar biasa dirasakan oleh Yudhi Dewa saat menerima kabar duka pada dini hari tadi. Kabar memilukan tersebut pertama kali masuk melalui pesan dari nomor kontak sang istri pada pukul 03.14 WIB, yang kemudian disusul dan dipertegas kembali melalui panggilan serta pesan dari nomor kontak person almarhum pada pukul 05.28 WIB hingga pagi hari, mengabarkan bahwa Yana Mulyana telah mengembusen napas terakhirnya dan berpulang ke Rahmatullah. 13/9/2026
Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan dan penyesalan mendalam yang teramat sangat bagi Yudhi Dewa. Meski dalam tiga hari ke belakang keduanya sedang tidak beraktivitas bersama, kenangan dan komunikasi terakhir dari almarhum terus membekas di benak.
Sebuah rasa sesal yang teramat berat dirasakan oleh Yudhi Dewa, mengingat dua hari sebelum kepergiannya pada hari Jumat, almarhum sempat mencoba menghubungi melalui panggilan telepon secara berulang-ulang kali. Namun, panggilan-panggilan tersebut tidak sempat direspon dengan baik karena pada saat itu Yudhi Dewa tengah berjuang melawan sakit migrain yang sangat luar biasa. Tidak disangka, rentetan panggilan telepon tersebut ternyata menjadi momen-momen terakhir almarhum mencoba menyapa sahabatnya.
Setelah prosesi pemakaman selesai dilaksanakan di area belakang rumah keluarga besar duka, Yudhi Dewa segera bergegas mendatangi tempat kediaman keluarga duka. Bersama Derry dan rekan-rekan dekat lainnya, Yudhi Dewa langsung berkumpul bersama keluarga besar di dalam rumah untuk memberikan dukungan moral serta memanjatkan doa terbaik bagi almarhum.
Tepat pada pukul 11.00 WIB, suasana khidmat menyelimuti ruang tengah rumah duka saat Yudhi Dewa bersama rekan, sahabat, dan kerabat yang hadir bersila bersama untuk melaksanakan prosesi jajap doa (mengantarkan doa) demi kelapangan kubur almarhum. Prosesi doa bersama di dalam rumah keluarga duka ini dipimpin langsung dengan penuh kekhusyukan oleh Ustadz Lebe Asep.
Kehadiran para pelayat yang memenuhi rumah duka memperlihatkan betapa almarhum adalah sosok yang sangat dicintai semasa hidupnya. Tampak hadir memberikan penghormatan terakhir serta menguatkan keluarga di antaranya Ketua Umum DPP Sidik Aswan Mansyur, Pak Yogi selaku Ketua Umum Baduga, Derry, serta jajaran kolega dan teman-teman terdekat almarhum lainnya.
Kehilangan ini menjadi pukulan telak yang menyisakan rasa sedih tak membendung.
Almarhum Yana Mulyana dikenal sebagai sosok rekan sekaligus sahabat terdekat yang memiliki dedikasi dan kepribadian yang sangat baik selama hidupnya.
Menyikapi kabar duka ini, Yudhi Dewa secara pribadi beserta seluruh Jajaran Direksi Media Global Hukum Indonesia dan Law Office YUWA & Partners menyampaikan rasa turut belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum.
"Kami sangat terpukul dan merasa sangat kehilangan seorang sahabat terbaik. Doa terbaik kami panjatkan, semoga almarhum Yana Mulyana diterima seluruh amal ibadahnya, diampuni segala kekhilafannya, serta diterima iman Islamnya oleh Allah SWT. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan iman dalam menghadapi ujian yang berat ini. Amin ya Rabbal Alamin", tuturnya. (redaksimghijabar@gmail.com)


Social Header