Global-hukumindonesia.id, Aceh Tamiang - Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI terus mendorong pemulihan psikososial anak-anak terdampak banjir melalui pendekatan kreatif. Upaya tersebut dilakukan melalui program Creative Recovery for Children dengan menghadirkan permainan board games di Tribun Aceh Tamiang, Jum'at (11/9/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 100 anak dari jenjang SD, SMP dan santri ini merupakan bagian dari program Ekraf Peduli. Permainan kata dan Superfood serta games lainnya digunakan sebagai media pembelajaran sekaligus sarana trauma healing untuk mengembalikan keceriaan, mengasah kreativitas dan literasi, serta membangun kerja sama dan kepercayaan diri anak dalam suasana yang aman dan menyenangkan.
Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan menegaskan bahwa pemulihan pascabencana harus menyentuh aspek fisik maupun psikososial masyarakat.
“Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Tamiang tidak boleh membuat kita berlarut-larut dalam keterpurukan. Kita harus kembali menghidupkan kreativitas dan sumber kehidupan masyarakat", ujar Bupati.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan program tersebut mengajak anak-anak bangkit dari pengalaman bencana dengan mengekspresikan kebahagiaan, tawa, kreativitas dan kebersamaan.
“Anak-anak Aceh Tamiang mampu mengubah trauma menjadi keindahan dan membangun kembali jiwa melalui kegiatan kreatif. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini, termasuk hadirnya ruang-ruang kreatif melalui permainan board games", ujar Teuku Riefky.
Ia menegaskan, board games bukan sekadar hiburan, tetapi dapat menjadi metode pemulihan psikososial sekaligus media untuk meningkatkan literasi, kreativitas, interaksi, dan kerja sama tim.
Suasana kegiatan semakin meriah saat Menteri Ekonomi Kreatif bersama Bupati Aceh Tamiang,turut bermain bersama anak-anak. Momen tersebut menghadirkan keceriaan sekaligus menciptakan ruang interaksi yang positif bagi anak-anak terdampak bencana. Berita dihimpun Humas Setdakab Aceh Tamiang. (Ls)


Social Header