Global-hukumindonesia.id, Bogor – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi, menegaskan komitmen DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan saat pelaksanaan Reses Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan reses menjadi forum resmi bagi para anggota legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan arah kebijakan pembangunan daerah yang tengah dan akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bogor bersama DPRD.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Bogor Ismail, H. Usup, Nurunnisa, Pahim Mafahim, H. Heri Aristadi, dan H. Ading. Hadir pula unsur Forkopimcam Caringin, para kepala desa se-Kecamatan Caringin, perwakilan instansi pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD kabupaten Bogor Wawan Hikal Kurdi menyampaikan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Menurutnya, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyepakati alokasi anggaran kesehatan yang mencapai sekitar Rp900 miliar hingga Rp1 triliun sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.
"Anggaran tersebut merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam memastikan masyarakat Kabupaten Bogor memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, mudah diakses, dan semakin berkualitas", ujar Wawan.
Ia menjelaskan, anggaran tersebut juga akan memperkuat implementasi program Universal Health Coverage (UHC) sehingga masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh layanan kesehatan secara optimal.
Untuk itu, Wawan mengajak seluruh kepala desa agar berperan aktif menyosialisasikan program UHC kepada masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
"Kami berharap seluruh kepala desa dapat membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai program UHC. Dengan demikian, anggaran yang telah disiapkan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi warga", katanya.
Menurutnya, peningkatan anggaran kesehatan tidak hanya diarahkan untuk mendukung pelayanan UHC, tetapi juga memperkuat fasilitas kesehatan seperti rumah sakit daerah, puskesmas, penyediaan tenaga kesehatan, sarana dan prasarana medis, hingga berbagai program promotif dan preventif di bidang kesehatan.
Suasana reses berlangsung interaktif. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, pendidikan, pertanian, pelayanan kesehatan, bantuan sosial, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.
Seluruh usulan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan pembahasan DPRD dalam proses penyusunan program pembangunan dan penganggaran daerah agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Para anggota DPRD Kabupaten Bogor yang hadir juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai skala prioritas pembangunan di masing-masing wilayah.
Melalui Reses Masa Sidang III Tahun 2026 ini, DPRD Kabupaten Bogor berharap hubungan komunikasi antara masyarakat dan para wakil rakyat semakin erat sehingga setiap kebijakan pembangunan dapat berjalan tepat sasaran, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor. (Deddy Martin)


Social Header