Breaking News

FKUB Bangka Gandeng Kesbangpol Bangka Gelar Ngopi Santai, Plt Sekda Bangka Asep Setiawan Dorong Harmoni dan Penataan Kawasan

Global-hukumindonesia.id, Bangka - Forum Kerukunan Umat Beragama FKUB Kabupaten Bangka menggelar acara Ngopi Santai Bareng di Warkop Alan, pagi ini. Kegiatan ini dihadiri Plt Sekda Bangka Asep Setiawan, Romlah Ardi selaku Kaban Kesbangpol Kabupaten Bangka, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, pemuda lintas agama, serta pengurus PWI dan Insan Pers Pokja Wartawan Bangka. Bertempat di Warkop Akan, Jum'at (17 Juli 2026) pagi. 

Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka, Asep Setiawan hadir dan menyampaikan sejumlah pesan terkait kerukunan umat beragama di kabupaten bangka, persiapan peringatan kemerdekaan, hingga penataan ekonomi dan kawasan di Bangka, juga masalah panjang nya antrian BBM.

Dalam sambutannya, Asep mengapresiasi kehadiran seluruh tokoh lintas iman. Mulai dari tokoh Islam seperti Pak Haji Husin, komunitas gereja, tokoh pemuda, Hindu, hingga Konghucu.

“Kita hadir lintas terutama agama beragam. Ini luar biasa pagi ini. Ayo kita jalan-jalan ukhuwah, ikatan harmoni 5 tahun yang saya kenal", ujar Asep.

Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Menurutnya, harmoni bukan hanya soal tidak mengganggu, tetapi juga saling menghargai.

Siapkan Pawai Kemerdekaan Agustus

Memasuki akhir Juli menuju Agustus, Asep mengajak semua pihak menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI. 

“Tahun ini saya gas pokoknya harus ada. Karena tahun kemarin ternyata tidak ada pesta masyarakatnya, tidak ada pawai", katanya.

Ia mempersilakan FKUB dan elemen lintas agama serta insan Pers awak Media untuk ikut berkreasi di jalan bersama masyarakat saat peringatan nanti.

Soroti Ekonomi dan Aktivitas di Kawasan Jelitik

Dalam kesempatan itu, Asep juga menyoroti persoalan ekonomi, termasuk panjangnya antrian di SPBU  dan aktivitas PT GML. Ia secara khusus menyinggung masalah IUP tambang timah di kawasan Jelitik.

Gagas Kawasan Pecinan Harmoni dan Kawasan Melayu

Plt Sekda memaparkan rencana penataan beberapa kawasan di Bangka. Pertama,akan ditetapkan pusat penggerak ekonomi masyarakat Kawasan Pecinan Harmoni dan kawasan melayunya melalui Peraturan Bupati ada juga untuk tempat pengobatan tradisional dan modern.

Asep juga menyinggung rencana pembongkaran pasar KITE Sungailiat, pada 2027 untuk diubah menjadi konsep modern.

Ia menyinggung janji minapolitan di kawasan pelabuhan. Lahan puluhan hektar disebut sudah diserahkan ke Kementerian Kelautan, namun pengembangannya tidak berlanjut.

“Bayangkan kita yang menyerahkan lahannya, aset pelabuhannya masih punya kita, tapi sekarang kita yang minjam dan sewa ke mereka", ujarnya.

Ia berharap hal ini menjadi perhatian. Ada wacana area tersebut akan masuk dalam rencana proyek penambangan besar, namun masih sebatas konsep dan menunggu kepastian dari pusat. (Ali Rachmansyah)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA