Breaking News

Puluhan KK di Desa Caringin Keluhkan Jaringan Listrik Overload, Warga Minta PLN Segera Lakukan Perbaikan

Global-hukumindonesia.id, Bogor - Warga RT 04 RW 06, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, mengeluhkan kondisi jaringan listrik yang dinilai sudah tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan warga. Keluhan tersebut telah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum mendapat penanganan menyeluruh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, satu jalur listrik di wilayah tersebut digunakan secara bersama oleh lebih dari 20 kepala keluarga (KK). Kondisi itu diduga menyebabkan beban listrik berlebih sehingga aliran listrik kerap mengalami penurunan tegangan (drop), redup, hingga padam dalam waktu yang cukup lama, terutama pada sore hingga pagi hari.

Ketua RT 04 RW 06, Iwan, mengatakan gangguan listrik tersebut telah berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat. Selain mengganggu kenyamanan, sejumlah peralatan elektronik milik warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat tegangan listrik yang tidak stabil.

“Sudah cukup lama warga mengeluhkan kondisi ini. Satu jalur digunakan oleh lebih dari 20 KK sehingga listrik sering redup, tegangannya turun, bahkan mati dari sore sampai pagi. Akibatnya beberapa peralatan elektronik seperti kulkas dan mesin cuci mengalami kerusakan", ujar Iwan kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, warga juga beberapa kali melihat percikan api muncul dari kabel utama saat beban listrik meningkat. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi memicu kebakaran di lingkungan permukiman.

“Yang paling kami khawatirkan adalah adanya percikan api pada kabel utama. Ini sangat berbahaya dan bisa memicu kebakaran. Kami berharap ada tindakan cepat sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan", tegasnya.

Iwan menambahkan, pihak PLN sebelumnya telah melakukan pengecekan ke lokasi. Namun, proses perbaikan masih menunggu ketersediaan material dari pusat.

“Kemarin ada petugas yang datang dari PLN Cipayung. Informasinya kabel masih menunggu kiriman dari pusat. Hari Jumat juga sudah ada survei dari PLN Lido. Saat ini kami masih menunggu realisasi perbaikannya", katanya.

Selain masalah jaringan, warga juga mengeluhkan tingginya biaya listrik yang harus mereka keluarkan setiap bulan. Salah seorang warga, Nurul Mila, mengaku tagihan listriknya meningkat signifikan meski penggunaan listrik di rumahnya tergolong normal.

“Saya bisa membeli token listrik sampai Rp500 ribu per bulan, padahal pemakaian di rumah biasa saja dan daya listrik hanya 900 watt. Kondisi ini sangat memberatkan", ungkap Nurul.

Warga berharap pihak PLN segera melakukan pembenahan jaringan dan penambahan kapasitas agar pasokan listrik kembali normal serta aman digunakan. Mereka juga meminta adanya solusi konkret untuk mengatasi gangguan yang selama ini berdampak pada aktivitas dan perekonomian masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, warga masih menunggu tindak lanjut dari pihak PLN terkait rencana perbaikan jaringan listrik di wilayah tersebut. (DM)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA