Global-hukumindonesia.id, Jawa Barat - Polda Jawa Barat terus mendalami kasus dugaan penculikan dan penganiayaan yang dialami YTT (29thn), perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang ditemukan dalam kondisi kritis setelah menghilang selama hampir tiga tahun.
Saat ini, fokus penyidik tidak hanya pada pengumpulan alat bukti, tetapi juga menelusuri keberadaan pria bernama Taufik Hidayat (30thn) yang diduga menjadi pelaku kekerasan terhadap korban Keluarga berharap polisi segera menangkap terduga pelaku agar kasus yang menimpa YTT dapat terungkap secara menyeluruh. Adapun pelaku diduga berinisal TH sekarang sedang dalam pencarian
Adik korban, Syahrul Ulum (26thn) mengatakan, "pihak kepolisian telah bergerak sejak laporan dibuat keluarga ke Polda Jawa Barat. Sejumlah saksi mulai dimintai keterangan, termasuk orang-orang yang mengetahui kondisi korban sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung", ungkapnya.
Polda Jawa Barat menyelidiki kasus dugaan penculikan dan penganiayaan terhadap YTT yang hilang hampir tiga tahun, dengan fokus mencari terduga pelaku bernama Taufik Hidayat.
Keterangan saksi dan temuan luka serius di tubuh korban memperkuat dugaan kekerasan fisik berkepanjangan serta pembatasan komunikasi selama masa penyekapan.
Korban masih dirawat intensif pasca operasi, sementara keluarga mendesak polisi segera menangkap pelaku agar kasus terungkap tuntas dan tidak ada korban lain
Saat ini, fokus penyidik tidak hanya pada pengumpulan alat bukti, tetapi juga menelusuri keberadaan pria bernama Taufik Hidayat (30thn) yang diduga menjadi pelaku kekerasan terhadap korban Keluarga berharap polisi segera menangkap terduga pelaku agar kasus yang menimpa YTT dapat terungkap secara menyeluruh. Adapun pelaku diduga berinisal TH sekarang sedang dalam pencarian
Menurut dia, polisi juga telah mendatangi kontrakan yang diduga menjadi lokasi korban selama ini disekap di kawasan Cinunuk, Kabupaten Bandung.
"Polisi sudah bergerak. Dari Polda juga sudah datang ke tempat kosannya, sudah nanya saksi yang ngantar pertama ke RS Ujung Berung sebelum akhirnya dibawa ke RSHS", kata Syahrul saat ditemui di kediamannya, Selasa (16/6/2026).
Keterangan para saksi tersebut dinilai penting untuk mengungkap aktivitas korban dan terduga pelaku selama tiga tahun terakhir.
Berdasarkan keterangan yang sempat disampaikan korban kepada ayahnya, YTT diduga berkali-kali menjadi sasaran kekerasan fisik menggunakan berbagai benda.
"Bilangnya ke bapak pernah dibacok, kepala suka dipukulin pakai helm. Wajahnya juga pernah kena sajam, sama tangan kosong", tutur Syahrul.
Sambung Syahrul, "luka yang ditemukan pada tubuh korban memperkuat dugaan adanya penganiayaan yang berlangsung dalam waktu lama. Selain luka di kepala dan wajah, keluarga juga menemukan bekas bacokan di kaki, bekas luka bakar rokok di lengan, hingga sayatan pada bagian kepala,
Saat ini posisi pelaku masih dalam pencarian atau DPO untuk yang menemukan pelaku harap segera melapor ke Polsek terdekat", pungkas Syahrul. (Yayat/Fika Zatnika)


Social Header