Global-hukumindonesia.id, Banyuasin – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan, Yulius Sahruzah, melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Banyuasin, Senin (22/6/2026). Kegiatan diawali dengan monitoring ruang kunjungan, ruang pendaftaran, dapur, kegiatan kerja (Giatja), serta berbagai program pembinaan dan aksi yang telah dilaksanakan di lingkungan Lapas.
Kunjungan dilanjutkan dengan kegiatan penguatan tugas dan fungsi yang diikuti seluruh pegawai. Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, memaparkan profil lembaga, kondisi terkini lapas, serta capaian program yang telah dilaksanakan.
Dalam arahannya, Yulius Sahruzah mengapresiasi upaya peningkatan keamanan yang dilakukan Lapas Banyuasin, termasuk pemasangan alat penangkal sinyal (jammer) yang sejalan dengan Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan tugas sesuai SOP, menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat koordinasi dan sinergi antarbidang.
Selain itu, Kakanwil mengingatkan bahwa layanan integrasi dan remisi bagi warga binaan diberikan secara gratis dan harus dilaksanakan secara transparan serta akuntabel. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan program pendidikan Kejar Paket dan pembinaan keagamaan yang telah berjalan di Lapas Banyuasin.
“Kita harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian. Selain sebagai pekerjaan, tugas yang dijalankan dengan baik juga menjadi ladang amal,” ujar Yulius.
Sementara itu, Kalapas Tetra Destorie menyatakan bahwa arahan dan penguatan dari Kakanwil menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, keamanan, pembinaan, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Penguatan ini menjadi pedoman bagi kami untuk terus berbenah, menjaga integritas, serta memastikan seluruh layanan berjalan optimal dan sesuai ketentuan", ungkap Tetra.


Social Header