Global-hukumindonesia.id, Aceh Tamiang – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Aceh Tamiang menggelar acara pelepasan Kepala BNNK Aceh Tamiang sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian selama menjalankan tugas di wilayah Aceh Tamiang. Acara berlangsung dengan sederhana serta penuh keakraban dan dihadiri oleh jajaran pegawai BNNK, mitra kerja, serta sejumlah undangan. Kamis (19/6/2026)
Kepala BNNK Aceh Tamiang yang selama ini memimpin pelaksanaan program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah Aceh Tamiang resmi mengakhiri masa tugasnya setelah mendapat penugasan baru sebagai Penyidik Madya di BNN Provinsi Aceh.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNNK Aceh Tamiang AKBP Trisna Safari Yandi, S.E., S.H., menyampaikan kesan dan pesan "Rasa terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan selama masa kepemimpinannya. Ia mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin sehingga berbagai program dan kegiatan BNNK sehingga dapat berjalan dengan baik.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai dan mitra kerja yang selama ini telah bekerja sama dan mendukung pelaksanaan tugas. Semoga sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan", ujarnya.
AKBP Trisna Safari menambahkan "Pasca bencana banjir bandang yang lalu memporak porandakan kantor BNNK, dengan semangat, kekuatan, kekompakan kita dapat mempulikan walaupun dengan keterbatasan kita dapat berdiri kembali menjalankan tugas dengan popsinya masing-maaing", ungkap Trisna.
Sementara itu, perwakilan personil BNNK Aceh Tamiang Wan Ahmadsyah Maulana, S.H., selaku perwakilan dari seluruh personil mengucapkan "Selamat atas pelantikan dan penugasan di tempat yang baru, semoga AKBP. Trisna Sapari Yandi, S.E., S.H., selalu dalam lindungan Allah Swt. Penghargaan atas dedikasi dan kepemimpinan yang telah diberikan selama bertugas. Berbagai capaian yang berhasil diraih menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam upaya pemberantasan narkoba serta memberikan edukasi kepada masyarakat di daerah Aceh Tamiang", ucapnya.
Acara pisah ditandai dengan penyerahan cenderamata dan sesi foto bersama sebagai bentuk kenang-kenangan serta penghormatan kepada pejabat yang akan melanjutkan tugas di lingkungan BNN Provinsi Aceh.
Dengan penugasan baru sebagai Penyidik Madya BNN Provinsi Aceh, diharapkan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki dapat semakin memperkuat upaya penegakan hukum dan pemberantasan narkotika di Provinsi Aceh.
Acara berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan diakhiri dengan tausia doa bersama oleh Ketua MPU Aceh Tamiang untuk kesuksesan dalam menjalankan amanah di tempat tugas yang baru. (Ls)


Social Header