Global-hukumindonesia.id, Jambi - Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Ir. Hj. Ade Erma Suryani, ST., SM., MM., CSEM, CPSP, CLMA, menjadi narasumber dalam kegiatan Parlemen Pelajar Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Provinsi Jambi Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Gedung Diklat BPKSDM Kota Jambi, Selasa (16/6/2026).
Dalam materi bertajuk “Peran Perempuan di Kursi Legislatif”, Ade Erma Suryani memberikan motivasi kepada para pelajar, khususnya perempuan, agar tidak ragu terlibat dalam dunia organisasi, kepemimpinan, dan politik sebagai bagian dari upaya membangun bangsa.
Di hadapan peserta, Ade Erma menegaskan bahwa keterlibatan perempuan di parlemen bukan sekadar soal memenuhi kuota, melainkan kebutuhan nyata untuk menghadirkan kebijakan yang lebih adil dan berpihak kepada masyarakat.
"Kenapa perempuan harus terjun ke parlemen? Karena perempuan membawa isu-isu yang selama ini sering tidak terdengar. Perempuan memahami persoalan keluarga, pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan perhatian dalam proses pengambilan kebijakan", ujarnya.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan karena jumlah perempuan mencapai hampir setengah dari total penduduk Indonesia. Oleh sebab itu, suara perempuan harus hadir dalam setiap proses pengambilan keputusan, termasuk di lembaga legislatif.
"Demokrasi yang sehat membutuhkan keterwakilan perempuan. Masa depan bangsa tidak bisa ditentukan hanya oleh sebagian kelompok saja. Perempuan memiliki hak yang sama untuk berkontribusi dan memimpin," tambahnya.
Ade Erma juga mengajak para peserta untuk tidak takut menghadapi stigma maupun tantangan ketika ingin terjun ke dunia politik. Ade mencontohkan perjuangan tokoh-tokoh perempuan Indonesia yang telah membuka jalan bagi generasi muda untuk berkarya dan memimpin.
"Masuk parlemen bukan soal mencari kekuasaan, tetapi bagaimana menghadirkan keadilan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Karena itu, mulailah dari sekarang dengan aktif berorganisasi, memahami isu-isu daerah, berani berbicara di forum, dan terus meningkatkan kapasitas diri", pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Ade menekankan bahwa perempuan dan laki-laki bukan untuk saling menggantikan, melainkan saling melengkapi dalam membangun bangsa. Kehadiran perempuan di parlemen diharapkan dapat memperkuat lahirnya kebijakan yang inklusif, berkeadilan, dan berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan Parlemen Pelajar IPM Provinsi Jambi Tahun 2026 ini menjadi wadah pembelajaran demokrasi bagi generasi muda sekaligus mendorong lahirnya calon-calon pemimpin masa depan yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu kebangsaan dan pembangunan daerah.
"Jangan hanya menjadi pemilih setiap lima tahun sekali. Jadilah generasi yang berani mengambil peran, menulis aturan, dan mengawal kepentingan rakyat. Karena jika bukan kita, siapa lagi yang akan memperjuangkannya", tutup Ade Erma Suryani. (Viryzha)


Social Header