Breaking News

Terobosan Jalan dan Pengerasan Prioritas Program TMMD ke-128

Global-hukumindonesia.id, Aceh Tamiang - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 resmi dibuka melalui upacara yang digelar di halaman SMP Negeri 7 Desa Sulum, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang pada Rabu 22 April 2026 Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Program ini kembali menunjukkan komitmen nyata Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.

Pelaksanaan TMMD tahun ini berlangsung bertepatan pascabanjir bandang yang melanda wilayah Aceh Tamiang pada November 2025 lalu. Program tersebut menjadi salah satu langkah percepatan pemulihan infrastruktur dan perekonomian masyarakat terdampak bencana.

Kemanunggalan TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam membangun negeri demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok desa.

Saat meninjau lokasi, awak media disambut hangat oleh Koordinator lapangan terobosan jalan dan pengerasan TMMD ke-128, Letda Arh Ika Saputra, mengatakan "Kebijakan Dandim 0117/Aceh Tamiang dalam program tersebut dinilai sangat luar biasa karena panjang terobosan jalan ditingkatkan dari 7.000 meter menjadi 12.000 meter. Program TMMD ini memprioritaskan terobosan jalan dan pengerasan", ujarnya.

Ia menjelaskan, pembukaan akses jalan dilakukan karena terdapat 15 titik tanah longsor, kondisi jalan sempit, serta jembatan yang tidak memadai sehingga menyulitkan masyarakat, khususnya petani, dalam mengangkut hasil panen.

“Dengan adanya program TMMD, pembangunan sarana dan prasarana memungkinkan kendaraan roda empat dapat melintas tanpa kendala. Titik-titik rawan yang sebelumnya sulit dilalui kini sudah dilakukan pengerasan dan pelebaran jalan sepanjang 5.950 meter dengan lebar 7 meter. Dengan demikian, para petani lebih mudah mengeluarkan hasil panen sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga", jelasnya.

Letda Arh Ika, menambahkan "Selain pembangunan infrastruktur, TMMD ke-128 juga menghadirkan sejumlah program ketahanan pangan bagi masyarakat, di antaranya penyemaian 1.500 bibit cabai dalam polybag, bantuan peternakan ayam petelur sebanyak 150 ekor beserta kandang, dan budidaya ikan lele sebanyak 5.000 ekor. Program tersebut nantinya akan diserahkan kepada lima keluarga penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),

Dengan bantuan ini nantinya diharapkan dapat bermanfaat dan menunjang ekonomi keluarga, terutama bagi penerima bantuan rumah tidak layak huni," tambah Letda Arh Ika Saputra kepada media Kamis (14/05/2026).

Sementara itu, Kepala Dusun Kampung (red-Desa) Suka Makmur, Saputra, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD di wilayahnya. Menurutnya, pembangunan akses jalan sangat membantu aktivitas masyarakat, khususnya petani.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan TMMD ini, terutama pembangunan akses jalan. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena jalan ini merupakan satu-satunya akses masyarakat untuk mengangkut hasil panen, Masyarakat berharap, setelah terobosan dan pengerasan jalan selesai dilaksanakan, pemerintah dapat melanjutkan pembangunan pengaspalan jalan demi menunjang aktivitas dan perekonomian warga di Kampung Suka Makmur," ungkapnya.

Ditempat yang berbeda, Komandan Distrik Meliter (Dandim) 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya mengatakan "Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program Mabes TNI-AD yang dikolaborasikan dengan pemerintah daerah, karena itu pemerintah daerah turut mendukung kegiatan tersebut, khususnya dari sisi anggaran.

“Salah satu focus utama dari kegiatan TMMD ini adalah, pembangunan jalan penghubung dari Desa Suka Makmur dan Desa Baleng Karang dan beberapa Desa yang dilintasi kegiatan TMMD dapat merasakan manfaat luar biasa terutama terkait akses jalan yang kini semakin terbuka", tuturnya.

Lebih jauh Dandim menyebutkan "Sebelumnya, masyarakat Desa Baleng Karang hanya memiliki satu akses keluar masuk desa, yakni menggunakan getek atau perahu sederhana untuk menuju Desa Batu Bedulang, Kecamatan Bandar Pusaka. Namun kondisi tersebut dinilai cukup berisiko, disaat arus sungai tinggi dan cuaca ekstrem, sehingga perahu kecil tidak dapat digunakan. Karena itu diharapkan masyarakat nantinya bisa lebih muda mengakses perjalanan menuju kota melalui Desa Suka Makmur", tuturnya lagi.

Ia menambahkan "TMMD bukan sekedar pembangunan fisik dan non fisik, namun lebih jauh lagi, upaya mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Dengan membangun insfrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, kami berharap dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan rakyat.

"Berbagai program pembinaan mental dan fisik untuk masyarakat juga dilaksanakan guna meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan serta kekompakan dalam membangun desa,

Awal pelaksanaan TMMD wilayah Kodim 0117/Aceh Tamiang tahun 2026 dari tanggal 22 April – 21 Mei 2026, dengan sasaran fisik pengerasan dan pelebaran jalan sepanjang 5.950 M X 7M, pembuatan jembatan Aramco 2 titik, gorong-gorong 7 titik, Sedangkan sarana unggulan sumur bor 5 titik, MCK 5 unit, rehap RTLH 5 unit, dan ketahanan pangan 5 haktare serta penanaman pohon sebanyak 200 batang", ungkap Dandim Letkol Arm Raden Subhi, yang juga sebagai Dan Satgas TMMD. (Ls)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA