Global-hukumindonesia.id, Jambi - Dengan tirakat oleh para sesepuh dan dengan ritual ke Islaman secara sederhana tapi sakral untuk menetapkan apakah Nopian Ansori, S.T., S.H., emang layak dan atau ada hubungan secara emosional atau kekeluargaan dengan Keraton Kasepuhan Cirebon Untuk menerima Anugerah dari Kesultanan Kasepuhan Cirebon sebagai bagian dari Kesultanan, dan dari hasil yang dilakukan oleh para sesepuh yang dipimpin oleh Panglima Besar Laskar Adat - Laskar Kuda Putih Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon Raden Muhammad Yahya Jaya telah menetapkan bahwa Nopian Ansori, S.T., S.H., layak menjadi bagian dari Kesultanan Cirebon dengan gelar Raden (HC).
Dengan begitu Nopian Ansori, S.T., S.H, di Anugerahkan Gelar Raden (HC) Nopian Ansori, S.T., S.H., oleh Raja atau Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon yaitu Raden Heru Rusyamsi Aria Natareja.
Raden (HC) Nopian Ansori Sesuai SK yang dikeluarkan oleh Kasultanan Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, Jum’at (15/5/2026), Bahwa Raden (HC) Nopian Ansori diangkat Menjadi Ketua Laskar Kuda Putih Arya Kemuning Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon Untuk Wilayah Provinsi Jambi.
"Saya Sangat Berterima kasih Kepada Keluarga Besar Kesultanan Keraton Kasepuhan Cirebon yang Sudah Mengangkat Saya dan menerima saya bagian dari Keluarga Besar Kesultanan Kasepuhan Cirebon, dan Saya Akan Menjaga Marwah Kesultanan Kasepuhan Cirebon sebaik mungkin, Serta inshaa Allah, saya akan mematuhi perintah Allah SWT, serta Rosulullah SAW, dan juga mengikuti arahan serta petunjuk yang dari Kesultanan Kasepuhan Cirebon, dan semoga amanah ini di ridhoi oleh Allah SWT”, tutup Raden (HC) Nopian Ansori. (Hadi)


Social Header