Breaking News

Ketua DPRK Aceh Tamiang Hadiri Peusejuk dan Peresmian Jembatan Gantung Perintis Garuda

Global-hukumindonesia.id, Aceh Tamiang - Pasca bencana banjir bandang yang memporak-porandakan wilayah Aceh Tamiang, baik fasilitas umum maupun sarana dan prasarana mengalami kerusakan cukup parah. Dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana. Sesuai arahan Presiden kepada Kasad, melalui TNI pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda akhirnya rampung dilaksanakan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas perintah Presiden Republik Indonesia kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) guna membantu percepatan pembangunan pasca bencana banjir bandang di daerah, khususnya wilayah yang membutuhkan akses transportasi memadai.

Meningkatkan konektivitas dan memperlancar akses masyarakat, pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kodim 0117/Aceh Tamiang, Brigif 25 Siwah Lhoksukon, Yon TP 853 Pedawa Idi Aceh Timur, serta Partical Rescue Indonesia.

Berlangsungnya kegiatan, Ketua DPRK Aceh Tamiang turut hadir dalam prosesi peusejuk sekaligus peresmian Jembatan Gantung Perintis Garuda sebagai penghubung di dua Desa yakni Desa Sekerak Kiri dan Desa Bandar Mahligai, yang berlangsung dengan khidmat serta penuh antusias masyarakat dalam wilayah Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Jum'at, 8 Mei 2026.

Acara diawali dengan prosesi peusejuk sebagai bentuk doa dan rasa syukur agar jembatan yang telah dibangun dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta membawa keselamatan dan keberkahan bagi para pengguna.

Ditempat yang berbeda, Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, S.H., mengungkapkan bahwa "Apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya TNI Angkatan Darat dan masyarakat yang telah mendukung proses pembangunan hingga selesai.

“Jembatan gantung perintis garuda dengan panjang bentangan 280 meter dan lebar 1,2 meter berlangsung khidmat, yang dihadiri Bupati Aceh Tamiang beserta Dandim 0117/Aceh Tamiang. Kehadiran jembatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat sebanyak 893 kepala keluarga", ungkap Fadlon.

Ia menyebutkan "Usainya jembatan gantung perintis garuda diharapkan mampu mempermudah mobilitas perekonomian warga, serta mempererat hubungan antar wilayah.

"Dengan hadirnya Jembatan Gantung Perintis Garuda, masyarakat kini memiliki akses yang lebih aman dan efisien guna mendukung aktivitas sehari-hari, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan", sebut Fadlon. Jum'at (15/05/2026).

Berjalannya prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Aceh Tamiang didampingi Dandim 0117/Aceh Tamiang, dan tokoh Agama, sekaligus peninjauan langsung jembatan oleh unsur Forkopimda dan Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga setempat yang turut hadir memeriahkan kegiatan tersebut. (Ls)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA