Global-hukumindonesia.id, Sarolangun - Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) menggelontorkan anggaran APBD tahun 2026 sebesar Rp 1,3 Milyar untuk pembangunan infrastruktur melalui program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0420/Sarko, didesa Seko besar Kecamatan Pauh.
Kepala Dinas PUPR kabupaten Sarolangun Arif Hamdani, ST., kepada para awak media, mengatakan, "Pemerintah kabupaten Sarolangun melalui dinas PUPR tahun ini menganggarkan dana untuk infrastruktur, skemanya melalui swakelola kita serahkan kepihak TNI, sebesar Rp 1,3 Miliar. Anggaran tersebut untuk perbaikan jalan, bedah rumah, buat sumur bor, buat MCK, dan dalam waktu dekat sudah mulai pelaksanaan TMMD dan kita siap mendukung", jelasnya.
"Kegiatan TMMD ini difokuskan pada penanganan infrastruktur jalan dari KM 20 simpang T, Desa Lubuk Napal hingga Desa Seko Besar sepanjang 4.7 Km terdiri dari Penyiapan badan jalan sepanjang 4.700 M, Lebar 4 M, Timbunan tanah sepanjang 300 M, Lebar 5 M, Perkerasan sepanjang 589 M, Lebar 4 M, Pemasangan 4 titik gorong-gorong", ujarnya.
"Kemudian sasaran Tambahan berupa, Rehab Rumah 5 unit, Manunggal Air 5 unit, Rehab MCK 5 unit, Renovasi Mushalla 1 Unit, Ketahanan Pangan 1 Ha, Pembersihan Lingkungan, pemberian Nutrisi ke anak beresiko Stunting dan juga penanaman pohon", tutup Kadis PUPR Sarolangun.
Sementara itu dikonfirmasi secara terpisah, Kabid BM (Bina Marga) PUPR Sarolangun, Fatra Hastian mengatakan, "kita siap menyukseskan kegiatan TMMD tahun 2026, bersama TNI Kodim 0420/Sarko, pelaksanaannya selama 1 bulan, rencana penanganan jalan 4, 7 km, kita juga fokus pada jalan parah sekitar 300 meter di batas Desa Lubuk Napal dan Seko Besar", jelasnya.
Senada dengan Kabid Bina marga, Kabid CK (Cipta Karya) Nur Rochmat mengatakan, "untuk kegiatan dalam rangka program TMMD ini, jelas akan menjawab semua kebutuhan masyarakat setempat, seperti RTLH, MCK, sumur bor dan mushalla di Desa Seko Besar Kecamatan Pauh", jelasnya. (Anw)


Social Header