Global-hukimindonesia.id, Aceh Tamiang - Dalam upaya meningkatkan sarana ibadah dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat, pukul 11.00 Wib, Bupati Aceh Tamiang menghadiri Ground Breaking sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Agung secara simbolis, yang berlangsung dilokasi pembangunan di Kampung (red-Desa) Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Kamis (7/05/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Kapolres Aceh Tamiang, Kodim 0117/Aceh Tamiang, Ketua Pengadilan Negeri Aceh Tamiang. para Kepala SKPK Kabupaten Aceh Tamiang, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan OPD, camat, Datok Penghulu, serta masyarakat sekitar yang antusias menyaksikan dimulainya pembangunan rumah ibadah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, M.H., menyampaikan bahwa "Masjid Agung simbol martabat dan pemersatu umat di Bumi Muda Sedia, bukan hanya menjadi simbol kemegahan bangunan, namun juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, dan penguatan ukhuwah Islamiyah di daerah.
“Ground Breaking Masjid Agung Kabupaten Aceh Tamiang yang hadir sebagai pertanda akan dimulai iktiar besar, diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat, sekaligus menjadi kebanggaan daerah yang membawa manfaat besar bagi generasi mendatang", ujar Bupati.
Prosesi Ground Breaking (peletakan batu pertama) merupakan acara seremonial resmi sebagai tanda dimulainya kontruksi fisik pembangunan Masjid Agung. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama demi kelancaran proses pembangunan hingga selesai.
Diujung acara Bupati Aceh Tamiang didampingi Ketua Panitia pelaksana pembangunan Masjid Agung, Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang, Ketua Pengadilan Negeri Kuala Simpang, Polres Aceh Tamiang, Dandim 0117/Atam, Kepala Lapas Kelas IIB Kuala Simpang, beserta unsur Forkopimda lakukan peninjauan lokasi pembangunan Masjid Agung.
Pemerintah daerah berharap pembangunan Masjid Agung dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat sehingga nantinya dapat digunakan sebagai sarana ibadah yang nyaman dan representatif bagi umat muslim. (Ls)


Social Header