Breaking News

Kartini Masa Kini, Perempuan Berdaya, Berintegritas, Dan Siap Bersaing di Era Digital

Global-hukumindonesia.id, Jambi – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-147 R.A. Kartini di SMAN 13 Kota Jambi, Selasa (21/4/2026), berlangsung khidmat dan sarat makna. Mengusung tema “Kartini Masa Kini: Berdaya, Berintegritas, dan Berdaya Saing Global di Era Digital”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat emansipasi, kesetaraan gender, serta hak pendidikan bagi generasi muda.

Upacara yang digelar di lingkungan SMAN 13 Kota Jambi, beralamat di Jalan Sersan Udara Syawal, Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, dipimpin oleh Inspektur Upacara AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto, A.Md., S.H., S.IP., M.H., M.Pd., yang menjabat sebagai Kasubditbintibsos Ditbinmas Polda Jambi. Turut hadir Kepala Sekolah Ika Kartikasari, S.Si., M.Pd., serta seluruh dewan guru dan siswa.

Dalam amanatnya, AKBP Dadang menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini tidak boleh sekadar menjadi rutinitas seremonial, melainkan harus dimaknai sebagai penguatan nilai perjuangan di era modern. Ia menekankan pentingnya literasi digital dan integritas sebagai bekal utama menghadapi tantangan global.

“Cerdas digital, tangguh berkarakter. Literasi digital adalah senjata, integritas adalah perisai, dan kemajuan bangsa adalah tujuan", ujarnya dihadapan peserta upacara.

Lebih lanjut, ia mengajak para siswa untuk menjadi pribadi yang mindful (sadar dalam bertindak), meaningful (bermakna dalam berkarya), dan joyful (bahagia dalam berbagi semangat). 

Menurutnya, konsep tersebut selaras dengan pendekatan Deep Learning yang kini tengah didorong dalam dunia pendidikan, yakni pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi juga pemahaman mendalam.

Selain itu, ia juga menyoroti fenomena kenakalan remaja yang masih menjadi tantangan serius, seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga balap liar. 

Perilaku tersebut dinilai sebagai gejala patologis sosial yang tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Balap liar dan perilaku menyimpang lainnya muncul akibat faktor internal seperti krisis identitas dan lemahnya kontrol diri, serta faktor eksternal seperti kurangnya pengawasan keluarga dan pengaruh lingkungan. Ini harus menjadi perhatian bersama", tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, sekolah didorong untuk mengoptimalkan metode pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning/PBL) guna memberikan ruang kreativitas bagi siswa. Dengan aktivitas positif, diharapkan generasi muda dapat terhindar dari pergaulan negatif.

Tak kalah penting, peran perempuan juga menjadi sorotan dalam upaya membentuk karakter generasi. Sebagai calon ibu dan pendidik pertama dalam keluarga, perempuan memiliki posisi strategis dalam mencegah kenakalan remaja sejak dini.

Di akhir amanatnya, AKBP Dadang mengajak seluruh tenaga pendidik dan keluarga besar SMAN 13 Kota Jambi untuk terus menjaga marwah dunia pendidikan dengan menjunjung tinggi integritas.

“Selamat Hari Kartini ke-147. Teruslah bersinar, terus belajar, dan jadilah penggerak perubahan bagi Indonesia", pungkasnya.

Peringatan ini diharapkan tidak hanya menjadi refleksi sejarah, tetapi juga menjadi pijakan untuk menciptakan generasi Kartini masa kini yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di kancah global tanpa melupakan nilai-nilai budaya bangsa. (Viryzha)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA