Breaking News

Camat Banyuasin III, Santo Atok hadiri pembukaan SPPG Ranting “Lima Saudara” di Dusun Talang Kebang

Global-hukumindonesia.id, Banyuasin — Camat Banyuasin III, Santo Atok, tak sekadar hadir dalam syukuran pembukaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ranting “Lima Saudara”. Di Dusun Talang Kebang, Kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin.

Ia langsung ‘pasang alarm’ dengan menekankan pengawasan ketat agar program ini tidak melenceng dari tujuan utamanya: menyelamatkan gizi anak-anak.

Dalam pernyataannya, Santo menegaskan bahwa SPPG bukan hanya dapur biasa, melainkan fasilitas strategis yang menyangkut kesehatan generasi muda. Karena itu, ia meminta seluruh unsur pemerintah hingga tingkat bawah bergerak aktif melakukan kontrol.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Lurah, RT, RW harus turun langsung mengawasi. Jangan sampai ada kelalaian, apalagi penyimpangan", tegasnya.

Ia mengingatkan, celah kecil dalam pengelolaan—baik dari sisi kebersihan, kualitas bahan makanan, hingga distribusi—bisa berdampak serius. Karena itu, disiplin terhadap standar operasional prosedur (SOP) menjadi harga mati.

“Jaga kebersihan, patuhi SOP, bekerja profesional. Ini soal kesehatan anak-anak, tidak bisa ditawar", ujarnya dengan nada tegas.

Tak hanya soal kesehatan, Santo juga menyoroti potensi ekonomi dari SPPG. Program ini membuka lapangan kerja bagi warga sekitar sekaligus memberi peluang bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk terlibat sebagai pemasok kebutuhan dapur.
Namun, ia mengingatkan agar peluang tersebut tidak disalahgunakan.
“Manfaatkan peluang ini dengan benar. Jangan sampai ada praktik yang justru merugikan masyarakat", katanya.

Menanggapi pro dan kontra yang muncul, Santo memilih bersikap lugas. Ia menilai kritik adalah hal wajar, namun tidak boleh menghambat program yang dinilai sangat membantu masyarakat bawah.
“Bagi masyarakat ekonomi bawah, ini sangat berarti. Kalau gizi anak terpenuhi, mereka sehat, aktif, dan siap belajar. Itu yang utama", jelasnya.

Ia pun memastikan Pemerintah Kecamatan Banyuasin III akan terus melakukan monitoring dan evaluasi agar program tetap berada di jalur yang benar.
“SPPG ini harus kita jaga bersama. Jangan beri ruang untuk kesalahan. Karena yang dipertaruhkan adalah masa depan anak-anak kita", pungkasnya.

Sementara, Ketua Yayasan SPPG Ranting lima saudara. Sarkowi, mengatakan siap menjalankan pesan dan arahan dari Camat Banyuasin III agar keberadaan SPPG Ranting lima saudara keberadaannya memang benar-benar bermanfaat.

"Kami selalu berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, untuk penerima manfaat kami sesuaikan dengan petunjuk dari BGN dan Kordinator Kecamatan, serta kami siap menjalankan pesan dan arahan dari Camat Banyuasin III", Singkatnya. (Adel)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA