Global-hukumindonesia.id, Sarolangun - Pasca Tujuh Hari kejadian tenggelamnya salah seorang warga di Desa Moenti, Kecamatan Limun, tim Tanggap Bencana Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Sarolangun terus menunjukkan kepedulian maksimal dengan ikut terjun langsung menyusuri aliran Sungai Batang Limun guna ikut serta mencari korban tenggelam yang terseret arus.
Korban yang hingga saat ini masih dinyatakan hilang tersebut bernama Midin Torik, warga Dusun Renah Alai, Desa Berkun, Kecamatan Limun. Ia diketahui terbawa arus sejak Sabtu, 18 April 2026, yang lalu.
Pada pencarian tim gabungan memaksimalkan upaya pencarian dengan menggunakan perahu karet milik Dinas Damkar (Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan) Kabupaten Sarolangun untuk menyusuri aliran sungai secara menyeluruh. kemudian selain fokus pada operasi pencarian, BAZNAS Kabupaten Sarolangun juga hadir memberikan dukungan moril dan materiil kepada keluarga korban yang sedang menunggu kepastian.
Perwakilan BAZNAS Kabupaten Sarolangun, H. Helmi, S.Sos., beserta rombongan secara langsung menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada keluarga yang ditinggalkan. Penyerahan ini dilakukan sebagai bentuk empati agar keluarga yang sedang dalam masa sulit merasa terbantu dan tidak sendirian.
“Kami dari BAZNAS hadir tidak hanya membantu dalam proses pencarian, tapi juga meringankan beban keluarga yang sedang berduka dan menunggu kepastian. Semoga bantuan ini bermanfaat dan korban segera dapat ditemukan dengan selamat", jelasnya.
"Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS dalam melayani dan membantu masyarakat Sarolangun, khususnya di saat menghadapi musibah dan keadaan darurat", tutup H. H lmi, S.Sos., (Anw)


Social Header