Global-hukumindonesia.id, Palembang - Asisten Operasi Kasdam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Rony Fitriyanto, S.Sos., secara resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Kodam II/Sriwijaya Bidang Operasi Tahun Anggaran 2026 bertempat di Aula Nasution Makodam II/Sriwijaya, Palembang.
Kegiatan Rakornis ini menjadi momentum untuk menyelaraskan persepsi dan strategi operasional satuan di jajaran Kodam II/Sriwijaya dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.
Agenda utama dalam Rakernis kali ini difokuskan pada pemaparan Program Kerja dan Anggaran (Progjagar) serta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja tahun sebelumnya. Dalam sesi teknis, pendalaman materi disampaikan secara mendetail, mulai dari bidang Latihan oleh Waasops, bidang Operasi oleh Pabandyaops, hingga bidang Perencanaan Operasi (Renops) oleh Pabanda Siapsat. Diskusi interaktif juga digelar guna memastikan seluruh program berjalan linier dengan kebijakan komando atas.
Dalam arahannya, Kolonel Inf Rony Fitriyanto menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya. Beliau menginstruksikan seluruh pejabat operasi di satuan jajaran untuk mencermati setiap detail Program dan Anggaran dengan teliti. Hal ini bertujuan agar tercipta tertib administrasi, terutama dalam pertanggungjawaban keuangan (Wabku), guna menghindari kesalahan prosedur yang dapat menghambat capaian organisasi.
Selain aspek manajerial, Asops Kasdam II/Sriwijaya memberikan atensi khusus terhadap faktor keselamatan kerja. Beliau menegaskan bahwa setiap kegiatan, baik latihan maupun operasional, wajib berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Kedisiplinan dalam menerapkan protokol keamanan adalah harga mati demi mewujudkan target Zero Accident (nol kecelakaan) di seluruh jajaran Kodam II/Sriwijaya.
Lebih lanjut, Kolonel Rony berpesan agar intensitas dan kualitas latihan prajurit terus ditingkatkan. Menurutnya, profesionalisme prajurit hanya dapat dibentuk melalui latihan yang keras, disiplin, namun tetap terukur. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap personel memiliki kesiapan fisik dan mental yang prima guna mendukung keberhasilan setiap tugas operasi yang diberikan oleh negara.
Menutup arahannya dengan tegas, Asops mengingatkan esensi utama dari jati diri seorang prajurit dalam menjaga kedaulatan NKRI. "Setiap Prajurit harus siap perang", pungkas Kolonel Inf Rony Fitriyanto. (Adel)


Social Header