Breaking News

Jembatan Gantung Garuda Desa Pusar mulai Beroperasional: Solusi Vital Mobilitas Warga Desa Pusar

Global-hukumindonesia.id, OKU - Bupati OKU Teddy Meilwansyah, S.S.T.P., M.M., M.Pd., bersama Kapoksahli Pangdam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Junaidi M., S.Sos., M.Si., dan Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M. potong pita tanda mulai dioperasionalkan Jembatan Gantung Garuda di Desa Pusar, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). (Senin, 9/3/2026).

Peresmian ini dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto secara serentak bersama 218  jembatan lainnya di seluruh Indonesia sebagai bagian dari program percepatan infrastruktur. Kehadiran jembatan ini menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat setelah jembatan lama putus total akibat banjir besar pada tahun 2024 silam.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Junaidi menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta kepedulian negara dalam memajukan infrastruktur pedesaan. Beliau mengapresiasi sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat yang menjadi kunci utama tuntasnya pembangunan ini. Meskipun sempat menghadapi tantangan teknis dan cuaca di lapangan, jembatan sepanjang 100 meter ini berhasil diselesaikan dengan standar keamanan yang tinggi.

Manfaat utama dari Jembatan Gantung Garuda ini adalah memutus isolasi wilayah yang selama dua tahun terakhir memaksa warga menggunakan transportasi air yang terbatas dan berisiko. Dengan lebar 2 meter, jembatan ini dirancang untuk memfasilitasi mobilitas harian warga secara lebih cepat dan aman. Keberadaannya sangat krusial karena mayoritas pusat pelayanan publik, termasuk kantor pemerintahan dan akses ekonomi, berada di seberang sungai, sehingga jembatan ini menjadi urat nadi utama bagi warga Desa Pusar.

Selain memperlancar arus transportasi, jembatan ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan memudahkan distribusi hasil bumi ke pasar. Sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi prioritas manfaat, di mana anak-anak sekolah dan warga yang membutuhkan layanan medis darurat kini tidak lagi terkendala oleh letak geografis yang terpisah sungai. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Baturaja Barat secara signifikan.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Dandim 0403/OKU Letkol Arh. Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., serta jajaran Forkopimda Kabupaten OKU. Dukungan lintas instansi ini memastikan bahwa pemeliharaan jembatan ke depan akan menjadi tanggung jawab kolektif demi keberlangsungan manfaatnya.

Sebagai penutup, peresmian ini menandai babak baru bagi konektivitas di Kabupaten OKU. Brigjen TNI Junaidi berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat aset infrastruktur ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Dengan beroperasinya Jembatan Gantung Garuda, TNI kembali membuktikan perannya tidak hanya dalam menjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai motor pembangunan yang solutif bagi persoalan sosial-ekonomi di wilayah. (Adel)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA