Global-hukumindonesia.id, Cianjur – Aksi brutal diduga terjadi di Gang Salagedang 1, Cianjur. Seorang pria berinisial BY (33thn) menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda yang diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang pada Minggu (25/02/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka di bagian wajah, kepala, serta sejumlah bagian tubuh lainnya akibat pukulan dan benda tumpul yang diduga digunakan oleh para pelaku.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa itu bermula ketika korban hendak mengambil beras di rumah kakaknya. Sebelum sampai ke rumah sang kakak, korban terlebih dahulu mampir ke sebuah warung untuk membeli telur.
Saat berada di lokasi warung, korban berpapasan dengan sekelompok pemuda yang sedang berkumpul di sekitar tempat tersebut. Korban sempat berjalan menuju warung sambil mengucapkan permisi.
Namun secara tiba-tiba, salah seorang dari kelompok tersebut berteriak sambil mengatakan, “Oh ini bukan orangnya.” Meski demikian, korban justru langsung dipukul oleh pelaku tersebut. Tidak berhenti di situ, sejumlah pemuda lainnya ikut melakukan pengeroyokan secara bersama-sama.
Dalam aksi tersebut, korban tidak hanya dipukul menggunakan tangan kosong, tetapi juga diduga dipukul menggunakan benda tumpul. Korban yang tidak sempat melawan akhirnya menjadi bulan-bulanan hingga mengalami luka-luka.
Setelah melakukan pengeroyokan, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban di lokasi kejadian.
Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Cianjur Kota. Dalam laporan tersebut, sekitar 15 orang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap korban.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Informasi yang dihimpun menyebutkan, baru beberapa orang yang telah diketahui identitasnya, sementara lainnya masih dalam proses penelusuran.
Kasus pengeroyokan ini menjadi sorotan warga setempat karena diduga kuat korban menjadi sasaran kekerasan secara beramai-ramai tanpa alasan yang jelas. Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap dan menindak para pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (Agus Heri Mulakir)


Social Header