Global-hukumindonesia.id, Palembang - Kepala Hukum Kodam (Kakumdam) II/Sriwijaya, Kolonel Chk Tarmizi, S.H., M.H., secara resmi memimpin kegiatan Sosialisasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara TNI AD dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Tbk bertempat di Aula A.H. Nasution, Makodam II/Sriwijaya Palembang. (Kamis, 12/02/2206).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tim Sosialisasi, Kabag Akuntansi Ditkuad Kolonel Cku Muhdi, serta Pimpinan Bank BJB Cabang Palembang, Wulan Sari. Untuk memastikan informasi tersampaikan secara merata, sosialisasi dilaksanakan dengan metode campuran (hybrid), yang diikuti oleh seluruh satuan di jajaran Kodam II/Sriwijaya baik secara tatap muka langsung maupun melalui sambungan daring dari satuan masing-masing.
Perjanjian kerja sama ini merupakan langkah nyata dari pimpinan TNI AD untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) beserta keluarga mereka. Fokus utama dari kesepakatan ini adalah penyediaan serta penggunaan berbagai produk dan jasa layanan perbankan yang kompetitif.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan personel TNI AD mendapatkan kemudahan akses keuangan yang lebih luas dan terpercaya.
Bank BJB Tbk sendiri dikenal sebagai salah satu Bank Pembangunan Daerah (BUMD) yang berperan aktif dalam mendukung percepatan pembangunan nasional. Dengan berbagai produk unggulan yang dimiliki, Bank BJB hadir menawarkan solusi keuangan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan personel Makodam II/Sriwijaya, mulai dari pengelolaan simpanan hingga fasilitas kredit yang meringankan.
Dalam sambutan tertulis Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., yang dibacakan oleh Kakumdam II/Sriwijaya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan seluruh personel terkait materi dan ketentuan dalam PKS tersebut. Pangdam berharap seluruh prajurit dan PNS dapat memahami setiap poin kerja sama, sehingga layanan perbankan yang tersedia dapat dipedomani dan dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan gambaran utuh mengenai teknis penggunaan produk jasa perbankan yang difasilitasi oleh Bank BJB. Dengan pemahaman yang mendalam, para personel diharapkan tidak ragu dalam memanfaatkan fasilitas yang ada guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan ekonomi keluarga besar Kodam II/Sriwijaya di masa mendatang.
Sebagai penutup, Kakumdam meneruskan imbauan Pangdam agar seluruh peserta mengikuti rangkaian materi dengan sungguh-sungguh dan aktif berdiskusi jika ada hal yang kurang jelas. Personel juga diingatkan untuk bijak dalam memilih produk layanan yang ditawarkan, dengan selalu menyesuaikan penggunaan fasilitas perbankan tersebut berdasarkan kebutuhan skala prioritas masing-masing individu. (Adel)


Social Header