Global-hukumindonesia.id, Aceh Tamiang - Tiga bulan pasca banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui BPH Migas dan Ditjen Minerba selenggarakan kegiatan Bakti Sosial Kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan trauma healing bagi masyarakat terdampak.
Kegiatan tersebut, mengusung tema "Kementrian ESDM Hadir Untuk Negeri" yang berlangsung di Taman Baca Kreasi Kampung (red-Desa) Tanjung Mancang, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Senin (16/02/2026).
Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang masih dalam masa pemulihan pascabencana.
Selain warga Desa Tanjung Mancang, kegiatan pemeriksaan kesehatan dan trauma healing ini juga dihadiri oleh masyarakat Desa tetangga, yakni Desa Simpang Kanan dan Desa Sungai Liput. Warga tampak antusias dan tertip mengikuti rangkaian pemeriksaan yang meliputi pengecekan kesehatan umum serta pendampingan psikososial untuk mengatasi trauma akibat banjir bandang.
Di sela-sela kegiatan, Tengku Syaipul Bahri, S.Sos., selaku Datok Penghulu (red-Kepala Desa) Tanjung Mancang menyampaikan bahwa "Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian ESDM, BPH Migas, dan Ditjen Minerba dari Jakarta Pusat atas kepedulian dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan bantuan dari Kementerian ESDM, BPH Migas, dan Ditjen Minerba yang telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan trauma healing secara gratis bagi warga Desa Tanjung Mancang. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat kami yang masih dalam proses pemulihan", ujarnya.
Datok Penghulu menambahkan "Usainya menjalani pemeriksaan, warga juga menerima obat-obatan sesuai hasil diagnosa tenaga medis. Selain itu, masyarakat turut mendapatkan paket sembako berupa satu karung beras ukuran 3 Kg, sebanyak kurang lebih 800 karung dan Paket untuk Anak-anak serta satu kotak masker untuk mendukung kebutuhan dasar dan menjaga kesehatan.
"Melalui kegiatan bakti sosial ini, Kementerian ESDM berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah Aceh Tamiang", tambah Tgk. Syaipol, kepada media Globa-hukumindonesia.id. (Ls)


Social Header