Breaking News

Jurnalis Dibatasi Saat Menggali Dugaan Ketimpangan Anggaran Program MBG di Desa Cisalada

Global-hukumindonesia.id, Bogor — Upaya sejumlah jurnalis untuk mengonfirmasi dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Cisalada mengalami hambatan di lapangan. Awak media mengaku tidak mendapat akses langsung saat hendak meminta klarifikasi kepada pihak penanggung jawab program. (Selasa, 24 Pebruari 2026)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penghalangan tersebut diduga dilakukan oleh seorang petugas keamanan bernama Eka. Saat itu, para jurnalis berupaya menindaklanjuti laporan masyarakat terkait menu MBG yang dinilai tidak sebanding dengan pagu anggaran yang telah ditetapkan pemerintah.

Dugaan Ketidaksesuaian Nilai Anggaran

Program MBG diketahui memiliki alokasi anggaran sebesar Rp15.000 per penerima manfaat. Namun, sejumlah warga penerima di Desa Cisalada menyampaikan bahwa makanan yang diterima diduga tidak sesuai dengan nilai tersebut.

Beberapa warga bahkan memperkirakan nilai makanan yang diterima hanya berkisar Rp5.000 atau kurang, baik dari sisi porsi maupun kualitas menu. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait transparansi dan tata kelola anggaran program, serta berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara apabila dugaan tersebut terbukti.

Konfirmasi Media Terkendala
Saat hendak meminta penjelasan langsung, awak media diarahkan oleh petugas keamanan untuk terlebih dahulu berkoordinasi dengan aparat setempat, seperti Kapolsek dan Danramil. Pernyataan tersebut dinilai menghambat kerja jurnalistik dalam memperoleh klarifikasi yang berimbang dan akurat.

Di lokasi, petugas keamanan tersebut juga sempat menyampaikan pernyataan kepada salah satu jurnalis, “Serahkan saja ke saya, pasti beres", Ucapan itu memicu pertanyaan terkait kewenangan serta mekanisme penyampaian informasi publik.

Pemerintah Desa Soroti Keterbukaan Informasi

Sementara itu, Sekretaris Desa Cisalada menyampaikan bahwa media seharusnya diberikan ruang untuk melakukan konfirmasi sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi publik. Ia menilai kehadiran pers justru penting untuk memastikan informasi yang beredar dapat diverifikasi secara objektif.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak penanggung jawab Program MBG di Desa Cisalada belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian menu dengan anggaran. Awak media menyatakan akan terus berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan yang utuh dan berimbang.(DM)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA