Global-hukumindonesia.id, Kota Jambi - Musyawarah perencanaan pembangunan atau biasa yang disebut Musrembang yang seharusnya dihadiri oleh ketua DPRD Kota Jambi dan dinas PUPR nyatanya tidak memenuhi janji, masyarakat kelurahan legok merasa sangat kecewa atas ketidakhadirannya Ketua DPRD Kota dan Dinas PUPR, Musrembang yang seharusnya dilaksanakan di Kantor Lurah Legok pada Hari Senin tanggal 05 Januari 2025, pukul 09.00 Wib hanya dihadiri beberapa perwakilan dinas terkait saja, Membuat Ketua Karang Taruna Legok Abdai dan Ketua Podarwis Danau Sipin naik pitam.
Dalam sesi tanya jawab ketua karang taruna menanyakan proposal terkait ajuan dan janji wali kota jambi untuk membangun jogging trek yang berlokasi di danau sipin di RT. 23 yang hingga saat ini tidak ada respon sama sekali.
Dalam tanya jawab ini ketua karang taruna menunjukan kekesalan nya dengan mengatakan kalau di ada kan pemilihan walikota lagi di saat sekarang ini maka dia tak kan terulang kedua kali menjadi tim pemenangan Maulana Diza, karna mereka seorang lah tim Maulana Diza yang memenangkan Maulana Diza khususnya di Kelurahan Legok.
Ketua Podarwis Jhon Herman juga mengatakan dalam sesi tanya jawab menanyakan terkait proposal ajuan peninggiaan jalan di depan kantor lurah legok yang rawan banjir dan pengajuan jembatan danau sipin yang hingga saat ini juga tidak ada tanggapan.
Jhon Herman meminta anggaran yang akan membangun danau resapan berbasis wisata moderen yang di program kan oleh wali kota jambi tersebut sebagian di kucurkan ke danau sipin karena masyarakat sangat memerlukan pembangunan infrastruktur peninggian jalan danau sipin yang setiap tahun terjadi kebanjiran yang akses nya lumpuh total, apalagi pembangunan danau Sipin tidak memerlukan dana sebanyak membangun danau resapan karena danau Sipin sudah tersedia oleh tuhan ungkap nya ,tak perlu lagi di adakan pengerukan, cukup dengan membuat destinasi, spot Poto dan membangun antaraksi wisata agar menjadi daya tarik wisata, untuk memancing pengunjung datang ke Danau Sipin lagi seperti zaman pemerintahan walikota sebelumnya, dan tak kalah penting dari itu pembangunan infrastruktur di Danau Sipin, peninggian jalan, pembuatan jembatan penyeberangan dari Danau Sipin ke Buluran sebagai akses ke Danau Sipin dari buluran, di mana sekarang danau Sipin hanya ada satu akses di situ pintu masuk dan itu juga pintu keluar
Begitu juga dengan pembangunan Polsek, Koramil dan KUA sampai saat ini Kecamatan Danau Sipin belum ada sama sekali padahal sudah 10 tahun Kecamatan Danau Sipin berdiri pecah dari Kecamatan Telanaipura tahun 2016
Jhon Herman mengatakan, "kami minta dibangunnya Polsek di Danau Sipin mengingat Danau Sipin adalah daerah yang rawan tempat menjamur nya narkoba dengan ada nya Kapolsek di danau Sipin dengan sendirinya kampung narkoba ini akan berangsur angsur akan hilang karena sudah adanya penegak hukum disana", ujarnya.
Lebih dari 30 tahun rencana pembuatan jembatan ini sudah ada tapi sampai saat ini belum terealisasi, maka dari itu Jhon Herman mengumpulkan para RT yang sepakat dengan pengajuan pengembangan wisata beserta pembangunan infrastruktur nya , warga dari 3 kelurahan dua kecamatan bersepakat dgn program yang di ajukan dan membuat proposal dengan melalui kajian akademis, tapi sepatah kata pun belum ada jawaban dari pak walikota terpilih,
Nampaknya janji janji manis walikota sebelum jadi saja, toh sekarang nampak tak ada satu pun terealisasi, Malahan sekarang berita yang sangat viral, tiba tiba walikota membuat danau resapan yang berbasis wisata modern, sementara danau Sipin ditelantarkan.
Dengan rasa kecewanya Jhon Herman mengungkapkan, "jika pak Walikota tidak ada mengangarkan pembangunan di Danau Sipin di 2026 ini maka kami akan mengerahkan massa untuk berdemo besar besaran yang melibatkan warga tiga kelurahan yang berada di kawasan Danau Sipin berserta orang orang yang kontra dengan pembangunan danau resapan tersebut, agar pak walikota tahu kalau dia membuat kebijakan yang salah dan keliru dengan pembangunan danau resapan tersebut dan mengensampingkan pembangunan infrastruktur dan wisata Danau Sipin yang telah lama di nanti nanti, dan sangat dibutuhkan dan diharapkan oleh masyarakat Danau Sipin", pungkasnya. (Agustiawan)


Social Header