Global Hukum Indonesia, Lombok Tengah - Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) Kabupaten Lombok Tengah Dr. H. Suardi, SKM., MPH., menanggapi Penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa roti berjamur dan buah yang sudah busuk yang di salurkan SPPG Desa Lajut kepada siswa-siswi di SDN 03 Pejanggik dan RA Pemban Adjie Pejanggik.
Adanya MBG yang ditemukan berupa buah busuk dan roti berjamur tentunya diakibatkan oleh keterlambatan sampai ke tangan siswa. Karena itu kepada penyedia MBG sedapat mungkin sebelum didistribusikan agar tetap menjaga agar makanan yg disediakan benar-benar sehat, hygienis, kandungan gizinya cukup sesuai standar, kata Suardi pada media, (31/12/2025).
Ditegaskan Suardi, roti yang berjamur tentu sangat berbahaya bagi kesehatan. Beberapa jenis jamur dapat mengakibatkan keracunan makanan. Selain itu, menghirup roti berjamur pun dapat menimbulkan gangguan bagi saluran pernapasan.
Apabila Anda mengendus roti atau sekadar menghirup udara sekitar roti tersebut, kemungkinan besar hidung juga menarik spora dari jamur.
Akibatnya, spora tersebut dapat menimbulkan gangguan pernapasan, seperti asma, khususnya bagi Anda yang memiliki alergi jamur atau mold allergy.
Roti yang jamuran juga berisiko menyebabkan iritasi mulut, hidung, dan tenggorokan. Bahkan, jenis jamur Stachybotrys chartarum bisa mengakibatkan pendarahan, kematian jaringan kulit, dan kematian, tegasnya.
Oleh karena itu kami menghimbau kepada semua SPPG agar memperhatikan tata kelola mulai dari pemilihan bahan baku, cara masak, cara penyajian atau pengepakan, penjamah makanan, tempat penyajian, untuk menghindari hal-hal yg tidak diinginkan. Dan kami Dinas Kesehatan tetap mendukung program nasional menuju generasi emas 2045, tutupnya. (ms)


Social Header