Global-hukumindonesia.id, Aceh Tamiang - Dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan serta kekeluargaan Organisasi Pesatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Cabang Aceh Tamiang pukul 16.00 Wib, peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18, yang berlangsung di Syabab Coffee, Satelid Graha Kampung (red-Desa) Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Selasa (11/11/2025)
.
Kegiatan tersebut, tidak hanya diisi dengan rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi dalam dunia jurnalistik, tetapi juga dibalut kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim sejumlah 15 orang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian insan pers terhadap sesama, sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota dan masyarakat.
Dengan mengusung tema "Teruslah Menjadi Pilar Kebenarn dan Keadilan". Ketua pengurus PPWI Cabang Aceh Tamiang Syahriel Nasir, dalam sambutannya memapaekan "Pentingnya peran wartawan sebagai garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran serta menegakkan nilai-nilai keadilan di tengah masyarakat.
“Di usia yang ke-18 ini, kami ingin mengingatkan kembali bahwa tugas utama jurnalis adalah mencari dan menyampaikan kebenaran. Kami harus tetap independen, kritis, dan berpihak pada kepentingan publik", papar Ketua PPWI Nasir.
Ditempat yang sama Fadlon, S.H., selaku dewan pembina PPWI Cabang Aceh Tamiang yang juga sebagai Ketua DPRK Aceh Tamiang dalam sambutannya mengatakan "Sangat apresisi, atas nama DPRK dan pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang mengucapkan selamat milad PPWI Cabang Aceh Tamiang yang dilaksanakan secara sederhana namun tetap kompak dan semangat. Kiprah para jurnalis yang tergabung dalam kepengurusan PPWI, berperan aktif dalam memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat.
“Wartawan adalah garda terdepan dalam menyampaikan kebenaran kepada publik. Dalam era digital yang penuh tantangan ini, saya berharap rekan-rekan terus berpegang pada kode etik jurnalistik dan mengedepankan akurasi dalam setiap pemberitaan.
Ia juga menekankan bahwa "HUT PPWI bukan sekadar meperingati melainkan momentum refleksi untuk memperkuat solidaritas, sebagai corong serta mitra pemerintah menjadi acuan membawa pembangunan Aceh Tamiang yang lebih baik. Tanpa kekompakan sesama pengurus mustahil organisasi bisa berjalan dengan baik", ungkap Fadlon.
Rangkaian acara berlangsung khidmat namun penuh kegembiraan. Anak-anak yatim yang hadir turut mendapatkan bingkisan dan santunan, disertai doa bersama untuk kemajuan organisasi dan kesejahteraan seluruh anggotanya.
Sebagai penutup, secara simbolis Ketua Organsasi melakukan pemotontan tumpeng sebagai tanda rasa syukur dan harapan agar nama Organisasi terus tumbuh menjadi lembaga pers yang profesional, berintegritas, serta menjadi pilar kebenaran dan keadilan bagi masyarakat. (Ls)


Social Header