Global-hukumindonesia.id, Aceh Tamiang - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang turut serta dalam kegiatan Gerakan Tanam Padi yang digelar pada 28 Agustus, yang lalu di salah satu sawah milik warga di Kampung Marlempang, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang. Jum'at (26/9/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam mengendalikan inflasi daerah melalui penguatan sektor pertanian, khususnya ketersediaan pangan pokok.
Gerakan Tanam Padi ini dilaksanakan dalam rangka pengendalian inflasi daerah tahun 2025, yang nantinya akan menjadi salah satu strategi penting menghadapi tantangan ekonomi akibat fluktuasi pasokan pangan.
Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, S.H., menyampaikan "Melalui program ini, pemerintah menggandeng kelompok tani dan masyarakat secara langsung dalam proses produksi pangan,
Ucapan apresiasi terhadap program ini, dan menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, petani, dan masyarakat sangat krusial dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar", ujarnya.
Lebih lanjut Ketua DPRK mengatakan "Kami mendukung penuh gerakan ini karena selain menjaga ketersediaan pangan, juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Ini merupakan langkah nyata menuju perekonomian daerah yang lebih stabil.
"Dengan adanyai program ini, pemerintah berharap mampu menekan potemsi gejolak harga, menjaga daya beli masyarakat, dan yang tak kalah penting, mempekuat pondasi ketahanan pangan daerah.
"Kegiatan ini pun disambut antusias oleh para petani, yang merasa didukung dan diperhatikan langsung oleh para pemangku kebijakan. Dengan sinergi yang terjalin baik. Pemerintah Kabupaten optimistis bahwa gerakan seperti ini akan memberikan dampak nyata dalam menekan laju inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian", ungkap Fadlon. (Ls)


Social Header