Global Hukum Indonesia, Banyuwangi
- Dari seluruh anggota Asosiasi BPD se-Banyuwangi setelah dilakukan polling hanya ada 1 BPD yang memilih Setuju Perda Perubahan menetapkan Tarif PBB 0,3% sehingga berakibat yang selama ini 0,1% mengalami kenaikan hingga 200%, dan nyaris total seluruh BPD menolak, dan menghendaki tarifnya tetap seperti saat ini, demikian penjelasan Ketua Asosiasi BPD Banyuwangi, Rudi Hartono Latif kepada awak media online ini melalui perpesanan via akun WhatsAppnya, Jumat (22/08/2025) Jam 17.26 WIB.
Lanjut Rudi Latif sapaan akrabnya, sedulur-sedulur BPD selama ini intens komunikasi untuk terus mensupport perjuangan Forum Banyuwamgi Bergerak (FBB), bahkan jika memang dibutuhkan, siap bersama-sama untuk turut mendatangi gedung DPRD dan Pemda Banyuwangi, sudah teramat sangat siap, tandasnya.
Masih jelas Rudi Latif, dan sungguh amat sangat menyayangkan adanya mobilisasi statemen pejabat Pemkab Banyuwangi, anggota dewan, tokoh, politisi, camat, bahkan juga Kades-Kades yang demi kepentingan untuk meredam kemungkinan tersulutnya kemarahan rakyat, lantas menarasikan seolah tidak benar adanya Perubahan Perda yang menetapkan perubahan tarif PBB, dan sekaligus juga memframing yang memperjuangkan rakyat justru sebagai penebar provokasi.
Selanjutnya jelas Rudi Latif, dan sekarang semua sudah berubah, pada tanggal 20 Agustus 2025, Rapat Paripurna DPRD dan Banyuwangi telah membatalkan Pasal 9 Perda Perubahan, yang berarti tidak jadi ada kenaikan tarif PBB di Banyuwangi, maka untuk itu dengan adanya keputusan ini, berarti tuntutan rakyat Banyuwangi yang disuarakan oleh Forum Banyuwangi Bergerak (FBB) telah terpenuhi, karena itu FBB secara resmi menutup Posko Rakyat dan juga membatalkan rencana aksi demonstrasi pada tanggal 25 Agustus 2025.
Kemudian Rudi Latif menambahkan, atas nama Ketua Asosiasi BPD Banyuwangi menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati dan DPRD Banyuwangi yang pada akhirnya bisa menerima aspirasi dengan baik, tanpa harus terjadi geger geden seperti di Pati dan di beberapa daerah lainnya.
Dipungkas penjelasannya ia mengatakan, atas nama warga masyarakat Desa, BPD-BPD di Banyuwangi, menitipkan pesan maturnuwun yang sebesar-besarnya kepada Forum Banyuwangi Bergerak yang telah memperjuangkan kebaikan untuk rakyat Banyuwangi, semoga kita semua bisa memetik hikmah dari dinamika ini, dan ke depannya bisa lebih bersinergi lagi untuk Banyuwangi yang lebih baik, dan demi peningkatan kesejahteraan segenap rakyat Banyuwangi, tutupnya. (Mtf)


Social Header