Global-hukumindonesia.id, Aceh Tamiang - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Dinas Koperasi usaha kecil menengah, perdagangan dan perindustrian (Koperindag) turut ambil bagian dalam pameran pembangunan, yang diselenggarakan Pemerintah daerah Kabupaten Aceh Tamiang yang dibuka langsung oleh Bupati Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, S.H., pada Rabu 20 Agustus 2025. Berjalannya kegiatan di Lapangan Tribun Kantor Bupati setempat. Minggu (24/08/2025).
Kehadiran stand Dinas Koperindag menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam pameran kali ini, dengan menampilkan berbagai produk unggulan dari UMKM binaan dan hasil bimbingan langsung dari dinas tersebut. Produk-produk yang dipamerkan mencerminkan kekayaan potensi lokal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Beberapa produk yang dipamerkan antara lain belacan Tutuk khas Seruway yang menjadi primadona pengunjung, karena aroma dan kualitasnya yang khas. Tak hanya itu, Kopi khas Aceh juga turut ditampilkan, menyuguhkan rasa dan aroma yang kuat serta diseduh langsung di tempat untuk pengunjung yang ingin mencicipi", terang Ibnu Azis, M.KM., selaku Kepala Dinas Koperindag Aceh Tamiang.
Kadis Koperindag mengungkapkan "Selain belacan Tutuk khas Seruway, stand ini juga menghadirkan aneka makanan dan cemilan lokal yang dibuat langsung oleh pelaku UMKM setempat. Produk lain yang cukup menarik perhatian adalah sabun pemutih dari Rahdy Id, salah satu UMKM kreatif binaan Koperindag yang mengangkat sektor kecantikan dan perawatan tubuh,
Untuk menambah daya tarik, pengunjung juga dapat melihat langsung proses pembuatan kopi di stand, sekaligus mencicipinya menjadi ajang promosi yang sangat efektif bagi para pelaku usaha kecil untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas.
"Disisi lain, Koperindag juga yang saat ini berfokus melakukan pembinaan terhadap petani lokal minyak nilam khususnya di Aceh Tamiang,
Dinas Koperindag berharap, pameran dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan daya saing UMKM serta memperluas pasar produk lokal. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kemandirian ekonomi di tengah peringatan hari kemerdekaan", ungkap Ibnu Azis kepada media Global-hukumindonesia.id. (Ls)


Social Header