Global-hukumindonesia.com, Sarolangun - Diduga akibat sibuk dengan kegiatan Tambang Emas Ilegal, Kepala Desa Panca Karya, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, lupa ngantor, hal ini terpantau (Sabtu, 12/11/2022) oleh tim Gerakan Peduli Keadilan dan Kebenaran (GPKK) yang investigasi terhadap adanya keluhan pengadauan dari warga desa setempat.
Warga Dusun Benteng Merukam, RT 03, yang tinggalnya tidak jauh dari kantor desa mengatakan, semenjak Covid-19 kantor desa panca karya tidak ada aktivitas sama sekali, termasuk rapat atau kegiatan kegiatan desa lain nya.
"Sudah lamo kantor ini dak Ado buka semenjak Covid kantor desa macam itulah", Kata warga.
Memang benar apa yang dikatakan sumber media ini, Terlihat dengan jelas Kantor Desa penuh dengan Lumpur dan Rumput yang sudah setinggi pagar kantor, selain itu tiang bendera tidak dipasang tali, yang artinya menunjukkan bahwa para perangkat desa, BPD tidak melakukan upacara bendera apel pagi setiap hari Senin seperti Desa Desa lainnya yang sudah aktifkan kantor desa untuk pelayanan masyarakat, seperti desa desa yang terpantau aktif di Kecamatan Mandiangin, Kecamatan Pauh dan Kecamatan Air Hitam.
Lebih parahnya lagi sumber menyebutkan bahwa kepala Desa panca karya Kecamatan Limun sibuk dengan aktivitasnya sendiri yaitu bermain Tambang Emas Ilegal Tanpa Izin (PETI).
Terkait hal tersebut media ini coba konfirmasi melalui pesan WhatsApp namun tidak direspon, dan akhirnya media ini bersama tim GPKK mendatangi kediaman sang Kepala Desa coba konfirmasi terkait program pembangunan desa panca karya, yang dijawab dengan gamblang oleh sang kepala desa.
Saat ditanya apa aktivitas sehari hari usaha sang kepala desa, Saidina Ali menjawab tanpa Beban seolah pekerjaan yang dia tekuni adalah pekerjaan yang legal.
"Ay, Apolah usah di siko tambang, apo gawe orang itu gawe awak," ujar Kades sambil tertawa.
Terkait soal kantor desa panca karya yang kumuh dan banyak lumpur beserta ditumbuhi rumput, kades mengatakan bahwa setiap bulan kantor desa selalu kena banjir.
"Tiap bulan kena banjir kami selalu bersihkan kantor", Pungkas Kades. (Andra)



Social Header