Global-hukumindonesia.com, Sukabumi - Sangat miris dan menghawatirkan sekali Rumah kediaman bapak Iwan yang beralamat di kampung bantar muncang permen, RT 03/05, Desa sekarwangi, kecamatan Cibadak, kabupaten sukabumi, jawa barat, saat ini keberadaannya sangat menyedihkan, Pasalnya Rumah yang berdinding bambu (Bilik) dan masih panggung dan lantai terbuat hanya dari bambu, rumah Iwan ini berukuran 5X5 Meter persegi, rumah tersebut di isi oleh 9 jiwa, juga ada bayi yang masih berusia 9 bulan dan 1 tahun di rumah itu.
Menurut Iwan pemilik rumah, (Minggu, 11/7/2021) kepada awak media global-hukumindonesia.com mengatakan "Rumah ini sudah saya isi 20 tahun, dan saya sangat sedih sekali dengan keadaan rumah saya ini, apalagi jikalau turun hujan rumah saya kebocoran sampai banjir di dalam rumah saya ini", ungkap Iwan sambil mengeluskan dada.
Lebih lanjut Iwan menjelaskan "Rumah saya ini diisi dengan empat kepala keluarga, sebetulnya saya sudah berusaha keras ingin sekali memperbaiki rumah ini, Namun saya terbentur dari segi keuangan, memang saya mengajukan terkait program rumah tidak layak huni (RTLH) kepada pihak desa beberapa tahun yang lalu, Namun Sampai saat ini belum ada realisasinya", keluhnya.
Di sisi lain Wildan masyarakat desa sekarwangi sangat mengharapkan sekali agar Rumah bapak Iwan agar segera untuk diperbaiki, baik dibiayai oleh pemerintah pusat dari kemensos, pemerintah provinsi dan daerah dengan program Rumah tidak layak huni, dan kami sangat khawatir sekali dengan keberadaan rumahnya saat ini, karena rumah pak Iwan ini Sudah dua kali kejadian roboh", papar Wildan.
"Saya sangat berharap sekali ada yang peduli akan keberadaan rumahnya pak Iwan itu yang sudah lapuk termakan usia dan sudah lama tidak ada perbaikan", pungkas Wildan. (Rd. Hadi)



Social Header