Global-hukumindonesia.id, Bogor - Persaudaraan Wartawan Online (PWO) Kabupaten Bogor kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui program bedah rumah bagi warga kurang mampu di wilayah Kecamatan Caringin, Cijeruk, dan Cigombong.

Program sosial yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 itu mengusung tema "Bakti ka Lemah Cai" dan terlaksana tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Seluruh kebutuhan pembangunan didukung oleh sejumlah sponsor dan pelaku usaha di kawasan Bogor Selatan.

Peluncuran program digelar di kediaman Udin, warga Kampung Legok Nyenang, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, perwakilan sponsor, serta sejumlah tamu undangan.

Ketua Umum PWO Kabupaten Bogor, Ujang Maturidi, mengatakan bahwa program bedah rumah merupakan bentuk pengabdian sosial insan pers yang tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga hadir memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Momentum Hari Jadi Bogor ini kami isi dengan kegiatan yang menyentuh kebutuhan warga. Bedah rumah ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu", ujarnya.

Menurutnya, bantuan yang diberikan sponsor berupa material bangunan yang langsung disalurkan kepada penerima manfaat. Sementara proses pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh warga bersama unsur masyarakat setempat.

Camat Caringin Ramdan Firdaus memberikan apresiasi atas inisiatif PWO yang berhasil membangun sinergi antara organisasi profesi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membantu warga memperoleh hunian yang lebih layak.

Apresiasi serupa disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Ismail. Ia menilai program tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi sosial yang mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat tanpa membebani keuangan daerah.

Di sisi lain, rasa haru dan syukur disampaikan Udin, salah satu penerima manfaat program bedah rumah. Ia mengaku tidak menyangka rumah yang selama ini ditempatinya akan mendapatkan perbaikan sehingga menjadi lebih layak untuk dihuni.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PWO serta semua pihak yang telah membantu. Rumah kami kini diperbaiki sehingga lebih layak huni.
Semoga seluruh yang terlibat diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, dan keberkahan", ungkapnya.

Program bedah rumah yang menyasar tujuh keluarga di tiga kecamatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi berbagai elemen, harapan untuk mewujudkan hunian yang aman dan layak bagi warga kurang mampu dapat terus diwujudkan. (Deddy Martin)