Global-hukumindonesia.id, Aceh Tamiang - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Bidang Keistimewaan Aceh, Adlansyah, SP., memimpin rapat kerja bersama Dinas Dayah dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam rangka pembahasan capaian kinerja program dan kegiatan yang telah dilaksanakan selama Tahun Anggaran 2025.

Rapat yang berlangsung di lingkungan DPRK Aceh Tamiang pada Selasa 19 Mei 2026 tersebut, merupakan bagian dari agenda pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) Bupati Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2025. Dalam rapat tersebut, Panitia Khusus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan urusan pemerintahan daerah yang menjadi kewenangan Dinas Dayah dan Satpol PP, baik dari aspek pelaksanaan program, capaian kinerja, maupun realisasi anggaran.

Adlansyah menyampaikan bahwa "Pembahasan ini bertujuan untuk memastikan seluruh program yang telah dijalankan mampu mendukung pelaksanaan keistimewaan Aceh serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Selain itu, evaluasi yang dilakukan juga menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRK terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Melalui rapat kerja ini, Panitia Khusus ingin memperoleh gambaran yang utuh mengenai capaian program dan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh perangkat daerah. Setiap capaian, kendala, maupun tantangan yang dihadapi menjadi bahan penting dalam proses evaluasi", ujarnya.

Ia juga menuturkan "Dalam pembahasan tersebut, anggota Pansus memberikan sejumlah masukan dan pertanyaan terkait efektivitas program pembinaan dayah, pelaksanaan syariat Islam, ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, serta berbagai kegiatan yang mendukung pelaksanaan keistimewaan Aceh di Kabupaten Aceh Tamiang.

"Evaluasi yang dilakukan Panitia Khusus akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi DPRK terhadap LKPJ Bupati Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2025. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan program pemerintah daerah pada tahun-tahun mendatang.

"Melalui pembahasan yang mendalam dan komprehensif, Panitia Khusus berkomitmen untuk menghasilkan rekomendasi yang konstruktif guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya dalam pelaksanaan urusan yang berkaitan dengan keistimewaan Aceh di Kabupaten Aceh Tamiang", tutur Adiansyah.

Turut hadir dalam rapat kerja tersebut anggota Panitia Khusus Bidang Keistimewaan Aceh, yakni M. Salman Alfarizi, ST dari Fraksi Partai NasDem, Abdul Rani selaku Ketua Fraksi Partai Aceh, Jayanti Sari, SH., M.IP., serta Budiman dari Fraksi Sekate Sepakat. (Ls)