Global-hukumindonesia.id, Aceh Tamiang - Memasuki 10 hari Bulan Suci Ramadhan, tebar 100 Da’i kewilayah bencana Aceh Tamiang gelar buka puasa bersama warga Kampung (red-Desa) Tanjung Mancang yang berlangsung di Masjid Istiqomah, Dusun Sepakat dalam wilayah Kecamatan Kejuruan Muda. Sabtu (28/02/2026).

Digelarnya buka puasa bersama dihadiri tokoh masyarakat, aparatur desa, serta ratusan jamaah.

Suasana kebersamaan dan kekhidmatan terasa sejak sore hari.

Memperkuat pembinaan keagamaan dan memberikan dukungan moril kepada masyarakat terdampak bencana kegiatan ini menjadi bagian dari program “Tebar 100 Da’i” guna penguatan spiritual, pendampingan umat. Selain mengisi ceramah dan tausiyah Ramadhan, para da’i juga aktif berinteraksi langsung dengan masyarakat guna memastikan kebutuhan rohani dan sosial mereka tetap terpenuhi di tengah kondisi pascabencana.

Usainya berbuka puasa bersama, Datok Penghulu (red-Kepala Desa) Tanjung Mancang Syaiful Bahri, S.Sos., menuturkan "Momentum buka puasa bersama ini menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menguatkan semangat kebersamaan masyarakat dengan para Da’i 

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan buka puasa bersama di Bulan Suci Ramadhan ini. Kehadiran para Da’i membawa semangat baru dan memberikan penguatan moral bagi masyarakat kami", tuturnya.

Ia..., berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut, tidak hanya pada momentum Ramadhan, tetapi juga dalam berbagai program pembinaan keagamaan dan sosial lainnya demi mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

"Kita ingin memastikan masyarakat tetap memiliki semangat dan harapan. Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperkuat keimanan dan solidaritas", ungkap Datok Penghulu Syaiful kepada media Global-hukumindonesia.id.

Masyarakat Desa Tanjung Mancang menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap pendampingan serupa dapat terus berlanjut selama bulan suci Ramadhan. Dengan kehadiran para da’i di tengah-tengah mereka, warga merasa lebih diperhatikan dan termotivasi untuk bangkit bersama menghadapi berbagai tantangan pasca bencana. (Ls)